Pages

Tuesday, July 6, 2010

The Truly Pengamen

Sebagai seorang yang expert di bidang per-bis-an (hahaha) aku sudah mengamati berbagai tingkah laku pengamen. Jadi, menurut pengamatanku ada 2 jenis pengamen di dunia ini. Pertama, pengamen sejati dan satunya tentu saja pengamen tak sejati. Salah satu pengamen sejati adalah yang kutemui di bisa juruan Nganjuk kemarin.

Waktu dia naik penumpangnya pada mecucu semua gara-gara sopirnya lambat banget. Lalu diapun mulai menyanyi. Dia bilang lagunya itu lagu ciptaan sendiri, jadi dia minta maaf kalau nggak enak dan menyinggung perasaan penumpang. Aku lupa nadanya, tapi ada baitnya yang bunyinya kayak gini:

Duwe bojo dhuwur ayo bersyukur
yen masang genteng ora perlu menek sumur
Duwe bojo pendek ayo bersyukur
yen ngepel ora perlu maju mundur

Intinya gitu deh, punya istri cantik, jelek, kaya, miskin, tinggi, pendek, mbangir, pesek, semuanya harus bersyukur.

Hebatnya lagi si pengamen ini bikin ending yang keren. Dia nyanyi satu lagu lagi khusus minta penumpang buat tersenyum, soalnya dari tadi dia ngelihat orang-orang mukanya mencureng semua. Hehehehe... that was good job...

Begitulah seharusnya mengamen. Menghibur dan bukan mengganggu seperti kebanyakan pengamen di dunia ini.

Thursday, June 17, 2010

Gudang Makanan Meja Sebelah

Di samping ini adalah foto salah satu sudut meja kerja temanku yang selalu dipenuhi makanan, makanan dan makanan. Bahkan tempat tas pribadi pun dijadikan gudang stok persediaan makanan sama dia.

Aku jadi berpikir, apa yang terjadi kalau sehari aja dia nggak bawa makanan-makanan itu? Langsung tewaskah? Hehehe..



Sekarang coba tebak, kira-kira berapa berat badan temanku? Hehehehe..

Wednesday, June 16, 2010

Kimia Kimia Apa Gitu....

Salah satu seni naik bis ke kantor adalah berkenalan dengan banyak orang. Sialnya yang kenalan kenapa mesti laki-laki dan biasanya bapak-bapak tua. Jarang banget aku duduk sebelahan sama cewek cakep gitu.

Pagi tadi yang terjadi adalah perkenalanku dengan seorang bapak tua yang naik dari daerah Sepanjang.

PT (Pak Tua) : Turun mana nak?
AG (Aku Ganteng) : Tjiwi pak
PT : Oooo.. Kediri...

- terdiam agak lama -

PT : Kerja di sana?
AG : Iya pak
PT : Tiap hari PP gitu?
AG : Iya
PT : Kantornya dimana?
AG : Ya di Tjiwi pak.. Tjiwi Kimia.

- terdiam lagi agak lama -

PT : Kediri Kimia itu dimana ya mas?
AG : Mmm.. itu lho pak, Tjiwi Kimia di Mojokerto..
PT : Oalaaahhh.. Tjiwi to...

Pengen ketawa ngakak, tapi kok nggak enak.
Useless conversation...
Lalu kutinggal tidur saja bapak ini

Tuesday, June 15, 2010

Nasi Goreng Ala Chef Dity


Hari ini aku belajar bahwa kelaparan kadang memaksa otak bekerja lebih kreatif. Gara-garanya adalah kelaparan yang melanda sepulang kantor. Rumah kosong, lapar, gak ada tukang jual makanan lewat, sial banget deh pokoknya. Sampai akhirnya

"ting!"

ak nemu ide bikin nasi goreng. Pertama, cari resepnya, googling dulu. Setelah resep ketemu, langsung langsung beraksi. Pertama, siapkan bahan-bahan. Cabe besar, bawang merah, bawang putih, terasi, garam, kecap asin dan manis. Hal terberat pertama dalam membuat nasi goreng ternyata adalah mengulek bumbu. Pikirku sih, daripada repot-repot ngulek, mending diblender saja. Tapi apalah daya, ternyata blenderan bumbunya rusak. Terpaksa deh, ngulek sampai tangan njarem.

30 menit umek di dapur, akhirnya...
Nasi goreng rasa hambar...


Lumayanlah, daripada nggak makan. Krikruk...

Friday, June 11, 2010

10.227 Days

11 Juni,
Akhirnya muter lagi ke tanggal ini. Tahun ini tahun ke 28 aku ngelewatin tanggal bersejarah ini. Kalo ngelihat ke belakang, sebenarnya apa yang sudah aku dapetin selama 28 tahun in aku agak kecewa juga sih. Walaupun sebenarnya kata beberapa orang pencapaianku terhadap mimpiku luar biasa. Tapi kok kalo menurut aku enggak ya. Aku ngerasa sedikit terlambat memulai semuanya. Di luar sana, teman-teman sepantaranku sudah mapan, eh aku baru mulai jalan. Kadang sih mikirnya kenapa dulu enggak gini, kenapa dulu enggak gitu.

Ahh.. sutralah... yang penting sekarang fokus aja ke depan. Masih banyak cita-cita yg belum kesampaian.